Oleh: mdponline | November 10, 2010

Kesaktian Pancasila

H. Nasir Mas'ud

Oleh H. Nasir Mas’ud

SETIAP tanggal 1 Oktober diperingati Hari Kesaktian Pancasila dalam bentuk upacara seremonial pada instansi pemerintah, sekolah, kampus (perguruan tinggi) di tanah air, sebagai perwujudan dari nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Kesaktian Pancasila. Perjalanan panjang bangsa Indonesia menata kehidupan berbangsa dan bernegara tidak mudah melalui beberapa penelusuran sejarah mulai dari Orde Lama, Orde Baru, Reformasi dan globalisasi, menjadikan bangsa Indonesia dewasa dalam bernegara, dewasa dalam berbudaya, dewasa dalam berbangsa Indonesia, dewasa dalam berbudaya, dewasa dalam bertetangga antarnegara Asean. Masih segar dalam ingatan kita pada masa Orde Baru di mana kesaktian Pancasila dijadikan suatu alat pemersatu bangsa membangun negara, mempersatukan bangsa, asas dalam organisasi politik lalu melahirkan P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) seluruh komponen bangsa ditatar P4, sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung dari makna makna Pancasila sebagai dasar negara kita Indonesia, di era Orde Baru dalam membangun tanah air Indonesia dikenal dengan istilah Rencana Pembangunan Jangka Panjang, Jangka Menengah, Jangka Pendek (Repelita). Saat ini ada visi dan misi dari seluruh institusi, lembaga atau apa saja visi  dan misi menjadi trend untuk dijadikan sebagai dasar dalam mengawal tujuan yang ingin dicapai. Gambaran tersebut tangga1 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila perlu perenungan dan introspeksi diri daiam kehidupan berbangsa dan benegara.

Kemajuan pembangunan dan perkembangan teknologi bagi bangsa Indonesia adalah wujud dari cita-cita bangsa yang luhur, namun nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa lndonesia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan pembangunan dan perkembangan teknologi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Regenerasi mutlak terjadi, dalam memimpin negara ini silih berganti, akan tetapi pascareformasi ruang

kebebasan berpolitik semakin luas sehingga nilai persatuan dan kesatuan menjadi ‘permainan’, bahkan

bukan lagi kekuatan perekat dan pemersatu artinya ada pergeseran nilai dari tatanan kehidupan dalam

masyarakat kita,  wahai putra-putri anak bangsa Indonesia junjung tinggilah nilai-nilai kesaktian Pancasila jangan pernah ada mendustai Kesaktian Pancasila, oleh karena itu perubahan bisa saja terjadi demi kemajuan bangsa dan negara kita, namun persatuan dan kesatuan harus dijadikan sebagai investasi jangka panjang yang tidak mungkin diperjualbelikan. Maka peringatan hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Oktober 2010, sebaiknya dijadikan sebagai mementum untuk memperbaharui pergeseran nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia agar ke depan anak-anak bangsa yang hanya membaca sejarah perjalanan bangsa Indonesia dapat melestarikan dari generasi ke generasi.

Semoga Kesaktian Pancasila tetap menjadi perekat kesatuan dari kemajemukan, jauh dari perselisihan

antaretnis, antaragama, antarsuku tetapi dijadikan Kesaktian Pancasila sebagai pengawal dari pergeseran nilai-nilai historis bangsa Indonesia, Kesaktian Pancasila tidak dapat diragukan lagi.

Dapat dibuktikan ketika kita menoleh ke belakang membuka lembaran sejarah atas peristiwa G-30S PKI, yang terjadi adalah Pancasila tetap sakti sebagai dasar Negara walaupun upaya sekelompok tertentu mencoba untuk mengganti Pancasila sebagai dasar Negara namun Kesaktian Pancasila tetap sakti. Oleh karena itu, tanggung jawab kita semua sebagai warga Indonesia untuk mempertahan Kesaktian Pancasila.

Penulis adalah Wakil Ketua PGRI Prov. Sulsel

Sumber : Majhalah DUNIA PENDIDIKAN, No. 132, Oktober 2010, halaman 6.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: